Jumat, 22 November 2013

Seratus Ribu Dibalas Seratus Juta++!!

Percayalah pada Allah. Allah selalu memberikan jalan selama kita percaya kepada-Nya.

Surah Al-Baqarah ayat 261 : “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Alaah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujujh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui”

Saya punya cerita nih, kalo kata roti boy fresh from the oven ~ . Alhamdulilah saya dapat beasiswa dari samsung untuk biaya kuliah selama 4 tahun di Universitas Surya. Yang menarik dari pengalaman ini, saya mendapat puluhan juta hanya dengan modal 100rb! Kok bisa? Gini ceritanya ...

Cerita dimulai~ Pada suatu siang di kampus, secara gak sengaja saya melihat pengumuman tentang beasiswa samsung di papan pengumuman fakultas lain di kampus. Di pengumuman itu disebutkan bahwa ada beasiswa samsung untuk mahasiswa di prodi tersebut. Dalam hati saya, kok prodi saya gak ada pengumumannya ya? Semoga saja ada, harap saya. Beberapa hari berlalu namun tidak ada kabar dari prodi saya sampai akhirnya pada hari rabu, selesai kelas saya mendapat sms dari pihak kemahasiswaan untuk ikut briefing beasiswa samsung di sebuah ruangan. Saya kaget karena saya merasa tidak mendapat info apa apa dari prodi dan sms tersebut masuk telat. Saya menerima sms pukul 15.00 dan briefingnya pukul 14.00. Besoknya ketika saya sms lagi ke pihak kemahasiswaan ternyata sudah tidak boleh lagi ikut beasiswanya.  Sedih ~ iya saya sedih. Saya terus memikirkan kecerobohan saya melihat sms penting tersebut, akhirnya saya berdoa semoga dibukakan jalan lagi agar bisa bersaing mendapatkan beasiswa tersebut. Saya sedekah di masjid sewaktu salat jumat, saya sedekah sekitar 10rban. Alhamdulilah sorenya saya mendapat email dari dosen prodi saya yang menjelaskan bahwa saya masuk rekomendasi penerima beasiswa samsung tersebut. Saya bersyukur sekali. Saya lengkapi segala persyaratannya dibantu dosen saya, Bu Martha dan Bu Dytha, untuk mencetak formulir beasiswanya. Besoknya langsung ada pengumuman calon penerima beasiswa tahap 1. Ada 20 orang terpilih dan akan ada presentasi dan wawancara pada hari selasa. Alhamdulilah saya lolos. Saya siapkan presentasi selama 2 hari semaksimal mungkin.

Pada hari senin malam, saya sedekah sekaligus minta doa biar lancar wawancara sama presentasinya  ke ibu tukang sayur sekitar kosan saya (maklum anak kos masak sendiri~ hehehe). Saya sedekah 50rb. Ibu tukang sayur bersyukur dan seneng banget. Saya jadi terharu melihatnya. Besoknya, hari presentasi, saya usaha yang terbaik, saya jawab semua pertanyaan dengan baik, tak lupa senyum di setiap akhir jawaban J. Wawancara dan presentasi selesai. Pengumuman 10 orang penerima beasiswa akan diumumkan dalam jangka waktu seminggu. Nah dua hari setelah wawancara, pas mau bernagkat kampus saya melihat ibu pemulung sama anaknya mengorek sampah. Saya sedekah lagi, kali ini 20 rb dan reaksi Ibunya ketika saya kasih sedekah sangat senang sekali. Beliau mendoakan saya dan saya balas dengan senyuman dan ucapan amiin & terima kasih. Selagi menunggu pengumuman, saya lanjutkan rutinitas saya. Saya berdoa terus minta ke Allah agar mendapatkan beasiswa tersebut dan bila tidak mendapatkan agar diberikan kelapangan dan keikhlasan menerimanya. Sewaktu shalat jumat lagi, saya infaq 20 rb sambil terus berdoa tentang beasiswa tersebut. Sorenya, saya mendapat sms bahwa pengumuman penerima beasiswa sudah ada. Saya menerima sms tersebut tepat ketika saya baru tiba di kos. Akhirnya saya meminta teman saya untuk melihat pengumumannya . Alhamdulilah saya termasuk 10 orang penerima beasiswa. Alhamdulilah. Saya sangat bersyukur. Kalo ditotal jumlah sedekah saya dari sebelum dan sesudah mendapat beasiswa kurang lebih 100rb dan dibalas oleh Allah SWT berkali kali lipat ! Subhanallah
 Nih buktinya :D



Saya menyebutkan nominal sedekah bukan karena pamer, saya hanya ingin mengajak pembaca untuk mulai bersedekah. Seratus ribu adalah jumlah yang kecil bagi Allah Yang Maha Kaya. Tantangannya mau gak kita sedekah, ikhlas gak kita~. Allah Maha Kaya, Allah gak butuh sedekah kita, justru kita lah yang butuh bersedekah. Kaya atau miskin kita perlu sedekah, sedekah gak bikin kita tambah miskin. Melihat orang yg kita beri sedekah senang malah bikin kita senang juga loh, salah satu keuntungan sedekah nih.

Prinsip saya, meskipun saya sedang merantau, anak kos~, tiap minggu alhamdulilah saya istiqamah sedekah. Sedekah ke masjid atau orang terserah, yang penting sedekah. Kata bang Assad, penulis buku Notes From Qatar, kalo pingin dapat rejeki gede, sedekahnya juga harus gede. Terima kasih buat keluarga saya yang selalu mendoakan saya, mama, papa dan ketiga kaka saya, Dosen-dosen Surya University, Bu Martha Maulidia, Bu Masni Dytha, Pak Leo Tambunan, Pak Nuki Agya, Bu Leli, Bu Reni, sahabat-sahabat  saya,  Tete, Sari, Anita, dan  Ovi  J 

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan membuat pembaca untuk mulai bersedekah. Amiiin. Sedekah yuk ! J


Barakallah J